C-NETWORK ADDRESS TRANSLATION(STATIC, DINAMIC, DAN DINAMIC OVERLOAD)

C-NETWORK ADDRESS TRANSLATION(STATIC, DINAMIC DAN DINAMIC OVERLOAD)

oleh : Fariz Sahid Oktavian Al Fitra (promaker 40)

A. NETWORK ADDRESS TRANSLATION

Menurut John Burke (2024) Network Address Translation (NAT) adalah proses pemetaan alamat protokol internet (IP) ke alamat lain dengan mengubah header paket IP saat transit melalui router. Ini membantu meningkatkan keamanan dan mengurangi jumlah alamat IP yang dibutuhkan organisasi.

Menurut Sri Ulfa Faudiah (2021) NAT (Network Address Translation) adalah adalah sebuah proses pemetaan alamat IP dimana perangkat jaringan komputer akan memberikan alamat IP public ke perangkat jaringan local sehingga banyak IP private yang dapat mengakses IP public.

Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Network Address Translation (NAT) adalah proses pemetaan alamat protokol internet (IP) ke alamat lain dengan mengubah header paket IP saat transit melalui router dan memberikan alamat IP public ke perangkat jaringan local sehingga banyak IP private yang dapat mengakses IP public.

1. STATIC

Menurut Amera P. Safira (2023) Statis NAT adalah jenis network address translation yang menerjemahkan semua alamat IP pribadi menjadi alamat publik meskipun alamat tersebut belum terdaftarkan.

Menurut Sudiana (2020) static NAT atau disebut statis merupakan jenis NAT yang menerjemahkan semua alamat IP private menjadi alamat IP Publik meskipun IP tersebut belum di daftarkan. Jenis Static NAT biasanya di gunakan untuk melakukan remote akses ke komputer lokal melalui jaringan Publik.

Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan static NAT atau disebut statis merupakan jenis network address translation yang menerjemahkan semua alamat IP pribadi menjadi alamat publik meskipun alamat tersebut belum terdaftarkan dan Jenis Static NAT biasanya di gunakan untuk melakukan remote akses ke komputer lokal melalui jaringan Publik.

KONFIGURASI


Pertama-tama yaitu buat topologi seperti pada gambar diatas, yaitu:
1 Server-PT, 2 Router ISR4331, 1 Switch 2960-24TT, dan 2 PC-PT, seperti gambar diatas.




Selanjutnya konfigurasi IP pada semua Client/PC yang digunakan, IP yang saya gunakan pada PC0-3 adalah sebagai berikut :
Server : 8.8.8.8
PC0 : 192.168.10.5
PC1 : 192.168.10.6


Selanjutnya yaitu konfigurasi IP address pada Router publik dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router publik lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 8.8.8.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Ketik perintah "interface gigabitethernet0/0/1" (int g0/0/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 30.30.30.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Selanjutnya yaitu konfigurasi IP address pada Router lokal dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router lokal lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 192.168.10.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Ketik perintah "interface gigabitethernet0/0/1" (int g0/0/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 30.30.30.2 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Konfigurasi NAT Static pada Router publik dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router publik lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "ip nat inside source static 8.8.8.8 30.30.30.200"
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "ip nat inside"
  • Ketik perintah "ex" atau "exit" 
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/1" (int g0/0/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "ip nat outside"
  • Ketik perintah "ex" atau "exit" 
  • Ketik perintah "ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 30.30.30.2
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Konfigurasi NAT Static pada Router lokal dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router lokal lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "ip nat inside source static 192.168.10.5 30.30.30.50"
  • Ketik perintah "ip nat inside source static 192.168.10.5 30.30.30.100"
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "ip nat inside"
  • Ketik perintah "ex" atau "exit" 
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/1" (int g0/0/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "ip nat outside"
  • Ketik perintah "ex" atau "exit" 
  • Ketik perintah "ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 30.30.30.1
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.
Pengujian

Client 1



Client 2



Client 3



2. DINAMIC

Menurut Aulia Reta Faulina (2023) Dynamic NAT adalah jenis yang mengalokasikan alamat IP publik secara otomatis kepada mesin di dalam jaringan. Bisnis yang lebih besar menggunakan jenis ini karena dapat beroperasi dengan kumpulan alamat publik.

Menurut Zenarmor (2024) Dynamic NAT, terjemahan alamat jaringan dinamis, adalah jenis Terjemahan Alamat Jaringan yang mengubah alamat IP privat menjadi IP publik melalui suatu kumpulan. Kumpulan tersebut mendaftarkan alamat IP publik berdasarkan siapa yang datang pertama dilayani pertama. Ini berarti bahwa untuk setiap sesi, alamat IP privat host internal dipetakan ke alamat IP publik. 

Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Dynamic NAT adalah jenis yang mengalokasikan alamat IP publik secara otomatis kepada mesin di dalam jaringan dan sebagai terjemahan alamat jaringan dinamis, adalah jenis Terjemahan Alamat Jaringan yang mengubah alamat IP privat menjadi IP publik melalui suatu kumpulan.

KONFIGURASI


Pertama-tama yaitu buat topologi seperti pada gambar diatas, yaitu:
1 Server-PT, 2 Router ISR4331, 1 Switch 2960-24TT, dan 2 PC-PT, seperti gambar diatas.




Selanjutnya konfigurasi IP pada semua Client/PC yang digunakan, IP yang saya gunakan pada PC0-3 adalah sebagai berikut :
Server : 8.8.8.8
PC0 : 192.168.10.2
PC1 : 192.168.10.3


Selanjutnya yaitu konfigurasi IP address pada Router publik dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router publik lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 8.8.8.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Ketik perintah "interface gigabitethernet0/0/1" (int g0/0/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 30.30.30.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Konfigurasi NAT Static pada Router publik dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router publik lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 30.30.30.2
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.

Selanjutnya yaitu konfigurasi IP address pada Router lokal dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router lokal lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 192.168.10.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Ketik perintah "interface gigabitethernet0/0/1" (int g0/0/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 30.30.30.2 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Konfigurasi NAT Static pada Router lokal dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router lokal lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "ip nat inside source static 30.30.30.100 30.30.30.100"
  • Ketik perintah "ip nat inside source list 1 pool fariz"
  • Ketik perintah "access-list 1 permit 192.168.10.0 0.0.0.255
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "ip nat inside"
  • Ketik perintah "ex" atau "exit" 
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/1" (int g0/0/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "ip nat outside"
  • Ketik perintah "ex" atau "exit" 
  • Ketik perintah "ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 30.30.30.1
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.
Pengujian

Client 1


Client 2


Server0



Test web server dari web browser di PC0


Test web server dari web browser di PC1



3. DINAMIC OVERLOAD

Menurut Muhammad Ilham Harits (2023) Dynamic Nat Overload adalah konfigurasi mentranslasikan dari IP private menuju IP public dengan client yang lebih banyak dan dengan hanya menggunakan satu IP public.

Menurut Aziz Nurhasan (2018) Dynamic NAT Overloading : Penggunaan 1 IP Public untuk beberapa IP Private. Sebagai contoh ada lebih dari 1 client ingin mengakses internet , namun hanya ada 1 IP Public , maka kita bisa gunakan Dynamic Nat Overloading ini.

Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan onfigurasi mentranslasikan dari IP private menuju IP public dengan client yang lebih banyak dan dengan hanya menggunakan satu IP public. contoh ada lebih dari 1 client ingin mengakses internet , namun hanya ada 1 IP Public , maka kita bisa gunakan Dynamic Nat Overloading ini.

KONFIGURASI


Pertama-tama yaitu buat topologi seperti pada gambar diatas, yaitu:
1 Server-PT, 2 Router ISR4331, 1 Switch 2960-24TT, dan 2 PC-PT, seperti gambar diatas.




Selanjutnya konfigurasi IP pada semua Client/PC yang digunakan, IP yang saya gunakan pada Server, PC0 dan 1 adalah sebagai berikut :
Server : 8.8.8.8
PC0 : 192.168.10.2
PC1 : 192.168.10.3


Konfigurasi Switch trunk pada Switch0 dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Switch0 lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/1" (int g0/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "switch mode trunk"
  • Ketik perintah "ex" atau "exit" 
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Selanjutnya yaitu konfigurasi IP address pada Router publik dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router publik lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 8.8.8.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Ketik perintah "interface gigabitethernet0/0/1" (int g0/0/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 30.30.30.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Selanjutnya yaitu konfigurasi IP address pada Router lokal dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router lokal lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 192.168.10.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Ketik perintah "interface gigabitethernet0/0/1" (int g0/0/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 30.30.30.2 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Konfigurasi NAT Static pada Router publik dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router publik lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 30.30.30.2
  • Ketik perintah "ex" atau "exit" 
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Konfigurasi NAT Static pada Router lokal dengan cara sebagai berikut:
  • Masuk ke Router lokal lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 30.30.30.1"
  • Ketik perintah "access-list 1 permit any
  • Ketik perintah "ip nat inside source list 1 interface g0/0/0 overload"
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "ip nat inside"
  • Ketik perintah "ex" atau "exit" 
  • Ketik perintah "interface Gigabitethernet0/0/1" (int g0/0/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "ip nat outside"
  • Ketik perintah "ex" atau "exit" 
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.
Pengujian

Client 1


Client 2


Server0



Test web server dari web browser di PC0


Test web server dari web browser di PC1




DAFTAR PUSTAKA

Burke, John.  2024. Network Address Translation (NAT). https://www.techtarget.com/searchnetworking/definition/Network-Address-Translation-NAT diakses 12 Oktober 2024 pukul 08:42 WIB

Faudiah, Sri Ulfa. 2021. NAT DAN FIREWALL NAT (Network Address Translation). https://medium.com/@ulfafaudiah99/nat-dan-firewall-4f75069caa39 diakses 12 Oktober 2024 pukul 08:58 WIB

Safira, Amera P. 2023. Apa Itu NAT: Pengertian, Fungsi, Jenis & Cara Kerjanya. https://www.goldenfast.net/blog/apa-itu-nat/ diakses 12 Oktober 2024 pukul 08:58 WIB

Sudiana. 2020. Pengertian NAT, Jenis, Cara Kerja, Fungsi, serta Manfaatnya. https://www.baguz.info/inet/pengertian-nat-jenis-cara-kerja-fungsi-manfaat/ diakses 12 Oktober 2024 pukul 09:42 WIB

Faulina, Aulia Reta. 2023. NAT. https://saepul777.blogspot.com/2024/08/nat.html diakses 12 Oktober 2024 pukul 09:42 WIB

Zenarmor. 2024. What is Dynamic NAT?. https://www.zenarmor.com/docs/network-basics/what-is-dynamic-nat diakses 12 Oktober 2024 pukul 10:13 WIB

Harits, Muhammad Ilham. 2023. Cisco : Dynamic NAT Overload https://medium.com/@haritsidn.solo/cisco-dynamic-nat-overload-7aec45c7c81f diakses 12 Oktober 2024 pukul 11:32 WIB

Nurhasan, Aziz. 2018. NAT (Static, Dynamic & Overloading) https://sitekuring.wordpress.com/2018/11/30/nat-static-dynamic-overloading/ diakses 12 Oktober 2024 pukul 11:55 WIB


#atswa #atswaindonesia #promaker #promakeratswa #promaker40 #ciscopackettracer #NETWORKADDRESSTRANSLATION #STATIC #DINAMIC #DINAMICOVERLOAD

Postingan populer dari blog ini

NF - SISTEM DAN KONVERSI BILANGAN (DESIMAL,BINER,OKTAL DAN HEKSADESIMAL)

C-ACCESS CONTROL LIST (ACL)

C-SWITCHING (VLAN, TRUNKING, ACCESS, INTERVLAN, DAN STP)