C-STATIC ROUTING

C-STATIC ROUTING

oleh : Fariz Sahid Oktavian Al Fitra (promaker 40)

1. STATIC ROUTING

Menurut Hernando Martin (2023) Routing statis adalah suatu proses di mana untuk menyetting suatu router jaringan menggunakan tabel routing yang dikonfigurasikan oleh networking administrator secara manual.

Menurut Ramadhan Yoga (2016) Static Routing adalah routing yang dilakukan secara manual. Setiap jaringan yang akan dirouting harus dikonfigurasi satu persatu oleh administrator jaringan. Kelebihan dari static routing adalah lebih aman serta tidak memutuhkan sumber daya yang besar.

Menurut Amira K (2021) Static routing adalah salah satu jenis routing yang rutenya akan ditambahkan secara manual ke routing table. Keamanan yang tinggi menjadi salah satu kelebihan yang dimiliki oleh static routing. Hal ini bisa terjadi karena hanya administrator saja yang mampu memberikan akses pada network untuk proses routing.

Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Static routing adalah salah satu jenis routing yang rutenya akan ditambahkan secara manual ke routing table dan memiliki kelebihan dari static routing adalah lebih aman serta tidak memutuhkan sumber daya yang besar.


Pertama-tama yaitu buat topologi seperti pada gambar diatas, yaitu:
3 Router ISR4331, 3 Switch 2960-24TT, dan 5 PC-PT, seperti gambar diatas.


Selanjutnya yaitu tambahkan port serial pada setiap router yang digunakan agar kabel serial dapat digunakan pada router.


Gambar diatas adalah tabel IP Address dan Netmask yang akan kita gunakan.


Yang harus kita lakukan pertama kali yaitu konfigurasi IP address pada Router 1 dengan cara sebagai berikut:

  • Masuk ke Router0 lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "interface serial0/1/0" (int se0/1/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 192.168.1.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Ketik perintah "interface gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 192.168.3.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


setelah itu lakukan konfigurasi IP pada router ke 2. caranya hampir sama dengan konfigurasi IP pada Router 1 hanya saja berbeda IP dan jumlah port yang digunakan. langkahnya sebagai berikut:

  • Masuk ke Router1 lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "interface serial0/1/0" (int se0/1/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 192.168.1.2 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Ketik perintah "interface serial0/1/1" (int se0/1/1) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 192.168.2.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Ketik perintah "interface gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 192.168.4.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


setelah itu lakukan konfigurasi IP pada router ke 3. caranya hampir sama dengan konfigurasi IP pada Router 1 bahkan port yang digunakan juga sama tetapi IP-nya saja yang berbeda. langkahnya sebagai berikut:

  • Masuk ke Router1 lalu pilih bagian CLI.
  • Ketik perintah "enable" (disingkat en) untuk masuk ke mode privilage.
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t) untuk masuk mode konfigurasi global.
  • Ketik perintah "interface serial0/1/0" (int se0/1/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 192.168.2.2 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Ketik perintah "interface gigabitethernet0/0/0" (int g0/0/0) untuk masuk pada interface tersebut.
  • Ketik perintah "IP address 192.168.5.1 255.255.255.0" untuk mengkonfigurasi IP pada port tersebut
  • Ketik perintah "no shut" untuk merubah port tersebut menjadi aktif
  • Ketik perintah "exit" (ex) untuk keluar dari mode interface konfigurasi
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Setelah konfigurasi IP router sudah selesai, selanjutnya konfigurasi IP route pada setiap router agar semua router dapat terhubung. Berikut caranya:
  • Ketik perintah "enable" (en)
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t)
  • Ketik perintah "IP route 192.168.2.0 255.255.255.0 192.168.1.2 untuk menghubungkan IP tersebut yang dapat terhubung lewat  port se0/1/0
  • Ketik perintah "IP route 192.168.4.0 255.255.255.0 192.168.1.2 
  • Ketik perintah "IP route 192.168.5.0 255.255.255.0 192.168.1.2 
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Setelah itu lanjut konfigurasi route pada router ke 2, caranya seperti pada gambar di atas.
  • Ketik perintah "enable" (en)
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t)
  • Ketik perintah "IP route 192.168.3.0 255.255.255.0 192.168.1.1 untuk menghubungkan IP tersebut yang dapat terhubung lewat  port se0/1/0
  • Ketik perintah "IP route 192.168.5.0 255.255.255.0 192.168.2.2 
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas.


Setelah itu lanjut konfigurasi route pada router ke 3, caranya seperti pada gambar di atas.
  • Ketik perintah "enable" (en)
  • Ketik perintah "configure terminal" (conf t)
  • Ketik perintah "IP route 192.168.1.0 255.255.255.0 192.168.2.1 untuk menghubungkan IP tersebut yang dapat terhubung lewat  port se0/1/0
  • Ketik perintah "IP route 192.168.3.0 255.255.255.0 192.168.2.1 
  • Ketik perintah "IP route 192.168.4.0 255.255.255.0 192.168.2.1 
  • Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar diatas


Lakukan konfigurasi IP pada semua PC sesuai tabel yang ada diatas dengan menggunakan default gateway sesuai IP router masing.

Pengujian

Untuk menguji apakah client sudah terhubung semua bisa dilakukan dengan cara melakukan ping, masuk ke Salah satu Client (PC) dan pilih desktop lalu masuk ke bagian Command prompt. Lakukan ping pada client (PC) lain dengan cara seperti pada gambar dibawah.

1. Client 1



2. Client 2



3. Client 3



4. Client 4



5. Client 5



Selanjutnya pengujian menggunakan perintah trecert:

1. Client 1 


2. Client 2


3. Client 3


4. Client 4


5. Client 5


DAFTAR PUSTAKA

Martin, Hernando. 2023. Routing Statis Adalah: Cara Kerja, Kelebihan, dan Kekurangan. https://itbox.id/blog/routing-statis-adalah/ diakses pada 12 September 2024 pukul 08:35 WIB 

Yoga, Ramadhan. 2016. Pengertian Routing, Static Routing, dan Dynamic Routing. https://www.diaryconfig.com/2016/01/pengertian-routing.html diakses pada 12 September 2024 pukul 08:42 WIB 

K, Amira. 2021. Routing Adalah: Pengertian, Sejarah, Jenis dan Algoritma Yang Digunakan. https://www.gramedia.com/literasi/routing/ diakses pada 12 September 2024 pukul 08:47 WIB 


#atswa #atswaindonesia #promaker #promakeratswa #promaker40 #ciscopackettracer #staticrouting

Postingan populer dari blog ini

NF - SISTEM DAN KONVERSI BILANGAN (DESIMAL,BINER,OKTAL DAN HEKSADESIMAL)

C-ACCESS CONTROL LIST (ACL)

C-SWITCHING (VLAN, TRUNKING, ACCESS, INTERVLAN, DAN STP)