C-SERVICE PROTOCOL (WEB, MAIL, DNS, DHCP, VoIP)
oleh : Fariz Sahid Oktavian Al Fitra (promaker 40)
- SERVICE
Menurut Chaffey (2008) adalah suatu aktivitas atau manfaat yang tidak memiliki wujud dan dapat diserahkan kepada orang lain yang bertindak sebagai customer dan tidak bersifat kepemilikan.
menurut Kotler (2009) yaitu suatu tindakan, jasa, maupun kinerja yang ditawarkan kepada orang lain dan tidak memiliki wujud apapun serta tidak menimbulkan kepemilikan.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Service adalah sebuah aktivitas atau tindakan, jasa ataupun kinerja yang tidak memiliki wujud dan dapat diserahkan kepada orang lain yang bertindak sebagai customer dan tidak bersifat kepemilikan.
- PROTOKOL PADA JARINGAN
Menurut Coriena Lathifa Dewi (2023) Protokol jaringan adalah serangkaian aturan dan format yang mengatur komunikasi antara perangkat dalam suatu jaringan.
Menurut Reyhan (2022) protokol jaringan adalah perangkat sistem yang mengatur dan menentukan cara memformat, mengirim, dan menerima data, sehingga perangkat jaringan komputer dapat berkomunikasi, terlepas dari perbedaan infrastruktur, desain, atau standar yang mendasarinya.
Menurut Alvana Noor Fariza (2023) Protokol jaringan adalah sebuah aturan yang mengatur perpindahan data antar perangkat dalam jaringan yang sama. Fungsi utamanya yaitu membantu antara perangkat berkomunikasi terlepas dari perbedaan proses, struktur atau desain internalnya.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Protokol jaringan adalah perangkat yang mengatur perpindahan data antar perangkat dalam jaringan yang sama dan menentukan cara memformat, mengirim, dan menerima data.
1. DHCP Service Protocol
Menurut Rifki (2022) DHCP adalah singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol. DHCP adalah protokol yang digunakan untuk distribusi IP Address pada jaringan komputer secara dinamis.
Menurut Muhamad Maulana (2022) Dynamic Host Configuration Protocol atau kita singkat menjadi DHCP adalah sebuah protokol yang memang dipakai dengan tujuan untuk memudahkan penyebaran alamat IP atau internet protocol dengan otomatis ke perangkat yang lainnya.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Dynamic Host Configuration Protocol adalah sebuah protokol jaringan yang memudahkan penyebaran alamat IP ke perangkat yang lainnya secara otomatis.
- Berikut Konfigurasi DHCP
Yang pertama dilakukan yaitu buat topologi seperti gambar, menggunakan Server-PT, Switch 2960, dan 3 PC-PT, dan menggunakan kabel straight. Lalu pergi ke server lalu pergi ke bagian dekstop
dan pilih IP Configuation.
Lalu masukkan IP, Subnet Mask, Default Gateway, dan DNS server seperti pada gambar diatas. Jika sudah, masuk ke bagian Services lalu pilih DHCP pada bagian kanan dekstop.
Jika sudah masuk seperti gambar diatas , atur IP dan sebagainya sesuai yang dikonfigurasi pada tahap sebelumnya. Jika sudah, klik save.
Jika sudah beralih ke PC0 dan masuk pada bagian Dekstop lalu pilih IP Configuration, Rubah setelan yang sebelumnya Static menjadi DHCP, maka otomatis IP Address akan terisi sesuai dengan IP Pool yang telah disetting sebelumnya. Lakukan pada PC1 dan PC2.
Langkah Pengujian
untuk menguji koneksi antara PC dan Server, bisa dilakukan dengan cara ping yaitu sebagai berikut:
Langkah pertama masuk ke salah satu PC (PC0,PC1, dan PC2) lalu ke bagian Dekstop lalu pilih Command Prompt.
Setelah masuk ke Command Prompt ketik perintah "ping 192.168.1.1" IP bisa disesuaikan dengan IP dari perangkat tujuan yang ingin di uji. Pada gambar diatas, yang diuji adalah PC0 dengan IP tujuan yaitu, "192.168.1.1" yang merupakan IP dari server.
Jika muncul tulisan seperti pada gambar diatas maka konfigurasi yang kita lakukan sudah berhasil, namun apabila muncul "request time out" artinya perangkat belum terkoneksi, mungkin ada kesalahan pada saat konfigurasi.
2. WEB Service Protocol
Menurut Olifadmin (2023) web service merupakan aplikasi yang di dalamnya berisi kumpulan basis data atau database. Biasanya web service disebut juga bagian dari perangkat lunak yang mempunyai akses secara remote lewat peralatan tertentu.
Menurut Rudiharto (2024) Web service adalah sebuah sistem atau teknologi yang memungkinkan aplikasi untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan aplikasi lain melalui internet, tanpa memandang bahasa pemrograman yang digunakan.
Menurut Ratna Patria (2023) Web service adalah program khusus agar berbagai aplikasi dan sistem bisa berkomunikasi dengan mudah satu sama lain. Dengan layanan ini, berbagi informasi dengan merujuk pada database bisa berjalan dengan lebih lancar.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Web service adalah sebuah program atau aplikasi khusus yang di dalamnya berisi kumpulan basis data atau database yang memungkinkan aplikasi untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan aplikasi lain melalui internet, tanpa memandang bahasa pemrograman yang digunakan.
Komunikasi antara client dan server Web service ini umumnya menggunakan protokol HTTP dengan format XML atau JSON.
- Pengertian Protocol HTTP
Menurut Meilinaeka (2023) HTTP merupakan protokol jaringan lapisan aplikasi yang dikembangkan untuk membantu sebuah proses transfer antar komputer.
Menurut Desak Made Diah Aristiani (2024) Hypertext Transfer Protocol atau HTTP merupakan sebuah protokol yang digunakan untuk menjalankan proses transfer data di internet, antara klien dan server.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Hypertext Transfer Protocol adalah protokol jaaringan yang digunakan untuk membantu proses transfer data di internet, antara klie dan server.
Cara Konfigurasi
Untuk mengkonfigurasi Web Server terlebih dahulu konfigurasi IP pada server dan PC, apabila belum tau caranya bisa mengikuti cara pada bagian DHCP server diatas. Untuk topologinya disini saya akan menggunakan Topologi sebagai berikut:
Jika sudah terkonfigurasi, masuk ke Server, lalu kebagian service dan piih HTTP.
Jika sudah masuk seperti pada gambar diatas, pastikan HTTP, HTTPS nya dalam keadaan ON/Aktif. Setelah itu klik (edit) pada bagian index.html seperti pada gambar diatas.
Apabila sudah masuk, edit html yang ada, bisa juga disesuaikan dengan kebutuhan atau ikuti html yang saya lakukan. Setelah itu klik save untuk menyimpan perubahan tersebut.
Jika sudah, bisa diuji dengan cara masuk ke salah satu PC lalu ke bagian desktop dan pilih Web Browser, lalu ketik "https://192.168.1.1". IP bisa disesuaikan dengan IP server yang telah dikonfigurasi.
3. DNS Service Protocol
Menurut Faradilla A. (2023) Domain Name System atau DNS adalah sistem yang menerjemahkan nama domain menjadi IP address agar bisa dipahami oleh komputer saat Anda mengakses sebuah website menggunakan nama domain.
Menurut Adya (2023) Domain Name System atau DNS server adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk mengkonversi nama domain menjadi alamat IP. Server DNS ini bekerja sebagai jembatan antara nama domain dan alamat IP yang digunakan oleh komputer untuk menemukan lokasi situs web yang dituju.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Domain Name System adalah sebuah sistem yang menerjemahkan nama domain menjadi IP address agar bisa dipahami saat mengakses sebuah website.
Protokol yang digunakan DNS adalah UDP
Pengertian UDP
Menurut Hassan Rizky Putra Sailellah (2024) UDP adalah singkatan dari User Datagram Protocol. UDP adalah protokol transport yang digunakan dalam komunikasi data melalui jaringan komputer terutama pada transmisi data yang sensitif terhadap waktu seperti pemutaran video dan pencarian DNS.
Menurut Andy Nugroho (2020) UDP adalah perpanjangan dari User Datagram Protocol. Salah satu protokol yang menjadi lapisan transport TCP/IP yang mendukung atau memungkinkan terjadinya komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa adanya koneksi antar host jaringan yang menggunakan TCP/IP.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan UDP atau User Datagram Protocol adalah sebuah protokol yang menjadi lapisan transport TCP/IP yang mendukung atau memungkinkan terjadinya komunikasi yang tidak andal (unreliable) yang sensitif terhadap waktu seperti pemutaran video dan pencarian DNS.
Cara Konfigurasi
Untuk mengkonfigurasi DNS Server terlebih dahulu konfigurasi IP pada server dan PC, apabila belum tau caranya bisa mengikuti cara pada bagian DHCP server di atas. Jika perlu konfigurasikan juga Web server seperti pada tutorial diatas. Untuk topologi nya disini saya menggunakan topologi seperti berikut.
Jika sudah dikonfigurasi masuk ke Server lalu masuk pada bagian service dan pilih DNS.
Setelah itu aktifkan DNS dengan klik On/aktif dan isi nama DNS sesuai kebutuhan dengan syarat harus diakhiri ".com". Contoh "farizsahid.com" dan juga isi IP sesuai IP DNS server yang telah dikonfigurasi.
Jika sudah, bisa diuji dengan cara masuk ke salah satu PC lalu ke bagian desktop dan pilih Web Browser, lalu ketik "https://iamweb.com"atau bisa juga dengan 192.168.1.1 .bisa disesuaikan dengan nama DNS yang telah dikonfigurasi.
4. Mail Service Protocol
Menurut Aorinka Anendya (2022) Mail server adalah sebuah program yang membantu dalam pendistribusian email, baik dalam proses menerima atau mengirim. Walaupun terlihat mudah dan simpel, namun email akan melewati serangkaian proses pada mail server tersebut hingga akhirnya diterima pengguna.
Menurut Alvana Noor Fariza (2023) Mail server adalah sistem komputer yang mengirim dan menerima email. Contoh mail server diantaranya adalah Amazon SES, Halon MTA, Microsoft Exchange Server, Open SMTPD, Open-Xchange, dan Oracle Beehive.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Mail server adalah sebuah program yang membantu dalam pendistribusian email, baik dalam proses menerima atau mengirim dan memiliki berberapa Contoh mail server diantaranya adalah Amazon SES, Halon MTA, Microsoft Exchange Server, Open SMTPD, Open-Xchange, dan Oracle Beehive.
A. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Menurut Uswatun Hasana Kunio (2021) SMTP adalah salah satu protokol standar di jaringan internet yang digunakan untuk pengiriman email dari lokal email ke mail server hingga dikirimkan ke alamat email penerima.
Menurut Hassan Rizky Putra Sailellah (2024) SMTP adalah protokol standar yang digunakan untuk mengirim email melalui jaringan komputer. SMTP mengatur beberapa proses seperti pengiriman pesan, routing surel, pengelolaan antrian surel, autentikasi, dan verifikasi.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Simple Mail Transfer Protocol adalah protokol jaringan yang berguna untuk mengirim lokal email ke mail server sehingga alamat email bisa sampai ke alamat email penerima melalui jaringan komputer.
B. IMAP (Internet Message Access)
Menurut Ariata C. (2022) Internet Message Access Protocol atau IMAP adalah protokol incoming email dua arah yang hanya mendownload header email, bukan seluruh kontennya.
Menurut Nadya Nafisah (2024) IMAP adalah protokol yang dapat menyimpan seluruh email agar tetap aman dan dapat diakses di semua device, sehingga Anda tak perlu khawatir jika perangkat utama mengalami gangguan atau kerusakan.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Internet Message Access Protocol atau IMAP adalah sebuah protokol yang dapat menyimpan semua email agar tetap aman dan dapat diakses di semua device, dan juga incoming email dua arah yang hanya mendownload header email, bukan seluruh kontennya.
C. Post Office Protocol (POP3)
Menurut Aura Nisrina Hesanty (2022) Post Office Protocol 3 atau POP3 adalah protokol komunikasi untuk menerima pesan email. Jadi, kalau dipahami, letak POP3 berseberangan dengan SMTP pada proses pengiriman email.
Menurut Ariata C. (2022) Post Office Protocol version 3 atau POP3 adalah protokol incoming email satu arah yang mendownload salinan pesan dari server email ke perangkat lokal. Setelah menyelesaikan prosesnya, protokol ini akan menghapus data asli dari inbox server.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan Post Office Protocol 3 atau POP3 adalah sebuah protokol incoming untuk menerima sebuah email satu arah yang mendownload salinan pesan dari server email ke perangkat lokal.
Cara Konfigurasi
Untuk mengkonfigurasi Mail Server terlebih dahulu konfigurasi IP pada server dan PC, apabila belum tau caranya bisa mengikuti cara pada bagian DHCP server di atas. Selain itu konfigurasikan juga Web server dan DNS seperti pada tutorial diatas. Untuk topologi nya disini saya menggunakan topologi seperti berikut.
Setelah itu kita langsung masuk ke Server lalu ke bagian services dan pilih pada bagian Email.
Aktifkan SMTP Service dan POP3 Service, setelah itu tulis nama DNS pada bagian Domain Name lalu klik set. Jika sudah masukkan User dan Password sesuai kebutuhan dan klik tombol plus seperti yang ditunjukan panah pada gambar. Buat user lagi sesuai kebutuhan, karena saya menggunakan 3 PC maka saya membuat 3 user.
Langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi Mail pada PC. Caranya yaitu, masuk ke PC lalu ke bagian desktop dan pilih EMAIL. Setelah itu pilih Configure Mail, isi seperti pada gambar diatas. Bisa disesuaikan dengan IP, Username, maupun DNS yang telah dikonfigurasi. Lakukan hal yang sama pada PC atau User lainnya.
Untuk menguji apakah Email telah berfungsi seperti yang dinginkan, masuk kebagian Compose seperti yang ditunjukan pada gambar.
Ketik alamat email yang dituju lalu isi subject dan pesan yang ingin dikirimkan. Contohnya, bisa dilihat pada gambar diatas. Apabila sudah klik Send untuk mengirim Email tersebut.
Jika email sudah berhasil dikirim, cek email pada PC yang dituju dengan cara masuk ke bagian email dan pilih receive pada bagian tengah.
5. VoIP Service Protocol
Menurut Hassan Rizky Putra Sailellah (2024) VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah teknologi yang memungkinkan pengiriman suara dalam bentuk data melalui jaringan internet atau jaringan IP. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon melalui internet, dengan mengubah suara analog menjadi digital dan mengirimkannya melalui jaringan IP.
Menurut Zulfikar Hardiansyah (2022) Secara definisi, Voice over Internet Protocol atau VoIP adalah teknologi komunikasi dengan metode transmisi suara atau audio serta konten lainnya seperti gambar dan video, menggunakan koneksi internet.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah teknologi komunikasi dengan metode transmisi suara, serta konten lainnya seperti gambar dan video dan Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon melalui internet, dengan mengubah suara analog menjadi digital dan mengirimkannya melalui jaringan IP.
Cara Konfigurasi
Buat topologi seperti gambar diatas:
1 buah Router tipe 2811
1 buah switch tipe2960-24TT
dan 2 buah IP Phone 7960 series.
Masuk ke router dan pilih bagian Cli. Masukkan perintah seperti yang ada pada gambar diatas.
Masuk ke switch dan pilih bagian Cli. Masukkan perintah seperti yang ada pada gambar diatas.
Jika konfigurasi pada router dan switch telah selesai, selanjutnya berpindah pada telepon IP. Masuk pada telepon lalu aktifkan telepon dengan cara menyeret gambar kabel yang ada pada bagian kiri bawah ke port power yang ada pada gambar telepon tersebut. Apabila sudah maka akan seperti pada gambar diatas. Lakukan hal yang sama pada telepon IP yang lain.
Tetap pada telepon IP, masuk pada bagian GUI dan lihat IP pada layar telepon tersebut, apabila nomer nya sudah muncul maka konfigurasi telah berhasil.
Untuk mengujinya anda bisa mencoba menghubungi masing masing telepon dengan telepon lain, dengan cara memasukan nomor yang sudah terdapat pada IP Phone tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Nafisah, Nadya. 2024.
Apa itu IMAP? – Definisi, Fungsi, & Perbedaannya dengan POP3.
#atswa #atswaindonesia #promaker #promakeratswa #promaker40 #ciscopackettracer #servicerotokol #web #mail #dns #dhcp #voip